KTI Pengembangan Potensi Daerah

PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN BOJONEGORO MELALUI KEDAI SEMUSIM
“Diajukan kepada Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syari’ah
STAI Attanwir
Untuk Mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah 2013”

Oleh :
    0233                          Rina Nur Cahyani
    0192                          Maulita Ayu Lestari
    0212                          Rininta Candra Dewi
 







SMA NEGERI MODEL TERPADU BOJONEGORO
2013
                                               

                                           






                                           LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL : “ PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN BOJONEGORO MELALUI KEDAI SEMUSIM”

NAMA KETUA         :  Rina Nur Cahyani                (0233)
ANGGOTA                : 1. Maulita Ayu Lestari          (0192)
                                                  2. Rininta Candra Dewi        (0212)


Karya tulis ini telah di setujui oleh :

                                                                                                            Bojonegoro, 18 Pebruari 2013
Guru Pembimbing


Sri Rahayu,S.pd.
NIP. 19860702 200903 2 006
Ketua Kelompok


Rina Nur Cahyani
NIS. 0233

Mengetahui,
Kepala SMAN MT Bojonegoro


Drs. Mashadi, M.Pd
NIP . 1963 0929 198512 1 001







KATA PENGANTAR
          Puji syukur kehadirat ALLAH  S.W.T atas limpahan rahmat, taufik, dan hidayahNya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini. Dengan judul :
“ PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN BOJONEGORO MELALUI KEDAI SEMUSIM ”
            Adapun tujuan dari penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengikuti lomba karya tulis yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syari’ah STAI Attanwir untuk mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah 2013.Pembuatan karya tulis ilmiah ini penulis tidak akan dapat menyelesaikannya dengan baik dan benar tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak yang berupa petunjuk, bimbingan, pengarahan maupun fasilitas yang diperoleh dari berbagai sumber seperti : pengalaman dan nasihat dari para pembimbing.
Pembuatan karya tulis ilmiah ini  didalamnya terdapat berbagai upaya dan langkah penulis untuk menulis karya ilmiah ini dengan baik dan benar, penulis berupaya menyusun kata-kata dan halaman agar menjadi karya tulis ilmiah yang sempurna. Penulis menyadari bahwa karya tulis ini jauh dari kesempurnaan, namun penulis berharap semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi penulis juga bagi para pembaca pada umumnya.
Penulis tentu memerlukan kritik, saran dari para pembaca, sehingga dapat digunakan untuk membantu memperbaiki penulisan karya ilmiah yang selanjutnya menjadi baik dan benar. Apabila ada kalimat yang salah dalam pengetikan karya tulis ilmiah ini, mohon dimaafkan dan harap menjadi maklum. Akhir kata, harapan penulis menyusun karya tulis ilmiah ini agar bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.   
  Bojonegoro, 03 November 2012
Peneliti








PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN BOJONEGORO MELALUI KEDAI SEMUSIM

Nama Peserta:
Rina Nur Cahyani
Rininta Chandradewi
Maulita Ayu Lestari
Guru Pembimbing: Sri Rahayu, S.Pd

ABSTRAK
Cahyani, Rina Nur dkk. 2013.(Pengembangan Perekonomian  Bojonegoro Melalui Kedai Semusim). Bojonegoro: SMAN Model Terpadu Bojonegoro.
            Bojonegoro memiliki komoditas pertanian yang sangat beragam. Salah satu komoditas potensial  pertanian di Bojonegoro adalah buah-buahan. Namun buah-buahan yang ada di Bojonegoro tersebut  belum di manfaatkan secara optimal.Padahal, komoditas pertanian Bojonegoro pada era globalisasi mendatang dihadapkan pada beberapa tantangan yang harus diupayakan agar memiliki daya saing yang tinggi.Apalagi ketika ekonomi lokal saat ini mengalami krisis, maka sektor pertanian merupakan sektor andalan yang dapat menyelamatkan perekonomian lokal pada khususnya dan perekonomian nasional pada umumnya.Usaha pengoptimalan komoditas pertanian di Bojonegoro dapat melalui UMKM yang ada di Bojonegoro.Sehingga dibutuhkan sebuah studi tentang produk makanan maupun studi ekonominya serta kreatifitas dalam pengolahannya.Titik tekan dalam penelitian ini adalah rencana UMKM yang dapat dilakukan untuk mengembangkan buah-buahan komodiats Bojonegoro, manfaatnya bagi perekonomian Bojonegoro serta peran UMKM bagi perekonomian Bojonegoro.
Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualikatif.Yaitu gambaran tentang komoditas pertanian di Bojonegoro.
            Dari penelitian ini diketahui bahwa rencana UMKM yang dapat dilakukan adalah dengan pizza, setup, crepes, jus dan es yang berbahan dasar atau dikombinasikan dengan buah-buah komoditas Bojonegoro seperti salak, pisang, mangga, dan blimbing. Usaha ini kami namakan dengan “Kedai Semusim” karena produk yang dijual disesuaikan dengan musimnya. Manfaat usaha ini dalam perekonomian Bojonegoro antara lain; mempermudah pemasok buah dalam memasarkan produknya, Meningkatkan nilai jual buah, meningkatkan pendapatan pada pemasok buah, menyediakan makanan dengan cita rasa yang berbeda dengan bahan baku yang sudah mereka kenal, menyediakan lowongan pekerjaan, mengurangi pengangguran, menambah pendapatan daerah pada khususnya dan pendapatan nasional pada umumnya melalui sektor pajak, mengoptimalkan sumber daya alam/komoditas suatu daerah, serta meningkatkan keunggulan local. Adapun peran usaha ini dalam perekonomian Bojonegoro antara lain; Sebagai ciri kas Bojonegoro, Sebagai alat pemerataan pendapatan, mengurangi pengangguran, menjaga daya saing produk komoditas Bojonegoro.

Kata kunci:  Usaha Mikro Kecil Menengah, Buah Komoditas Bojonegoro

DAFTAR ISI

Halaman Judul
Lembar Pengesahan                                                                                        i
Kata Pengantar............................................................................................. ii
Abstrak........................................................................................................ iii
Daftar Isi…………………………………………………………………. iv
Daftar Gambar............................................................................................vi
Daftar Tabel................................................................................................vii
BAB I: PENDAHULUAN
            1.1 Latar Belakang........................................................................  1
            1.2 Rumusan Masalah……………………………………….......  2
            1.3 Tujuan Penulisan……………………………………….......... 2
            1.4 Hipotesis………………………………………………….....  2
BAB II: ISI
            2.1 Telaah Pustaka………….....................................................     3
a.              Pengertian UMKM.......................................................................    3
b.             Buah Komoditas Bojonegoro....…………………………..........     3
            2.2Metode Penulisan                                                                     
a.              Pendekatan Penulisan………..………………………...............      5  
b.             Sumber Penulisan......................................................................        5
c.              Sasaran Penulisan......................................................................        6
d.             Tahap Penulisan..........................................................................      6
2.3 Analisis asaintesis
a.              Rencanaa UMKM Kedai Semusim dalam mengembangkan komoditasBojonegoro.........................................................................       6
b.             Manfaat Usaha..........................................................................        16
c.              Peran Kedai Semusim bagi perekonomian Bojonegoro dalam jangka panjang........................................................................................               17
BAB III: PENUTUP
            3.1 Kesimpulan……………………………………...................    19
            3.2 Saran.................................………………………………...     20
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................   21
LAMPIRAN                                           










Daftar Gambar
Gambar 1: selera konsumen terhadap buah komoditas Bojonegoro.....................8
Gambar 2: struktur organisasi...............................................................................15





















Daftar Tabel
Tabel 1: analisis swot............................................................................................




















BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Bojonegoro memiliki komoditas pertanian yang sangat beragam. Salah satu komoditas potensial  pertanian di Bojonegoro adalah buah-buahan. Buah-buahan di Bojonegoro memiliki varietas yang bermacam-macam nilai eksotis tersendiri, rasa yang unik, nilai gizi yang tinggi, dan multiguna. Buah-buahan itu antara lain salak,blimbing,pisang,dll.  Namun buah-buahan yang ada di Bojonegoro tersebut  belum di manfaatkan secara optimal.
Padahal, komoditas pertanian Bojonegoro pada era globalisasi mendatang dihadapkan pada beberapa tantangan yang harus diupayakan agar memiliki daya saing yang tinggi.Apalagi ketika ekonomi lokal saat ini mengalami krisis, maka sektor pertanian merupakan sektor andalan yang dapat menyelamatkan perekonomian lokal pada khususnya dan perekonomian nasional pada umumnya.
Demikian pula dengan industri pengolahan pangan di Bojonegoro.Industri ini diharapkan dapat menghasilkan produk pangan olahan yang beraneka ragam, jumlah yang memadai, kualitas yang terjamin, memiliki beberapa keunggulan komparatif serta mampu bersaing di pasar Lokal maupun nasional.
     Selain itu, dengan mengoptimalkan pemanfaatan hasil pertanian di Bojonegoro tentunya akan menambah nilai jual hasil pertanian tersebut. Usaha pengoptimalan komoditas pertanian di Bojonegoro dapat melalui UMKM yang ada di Bojonegoro.UMKM dapat memicu pertumbuhan ekonomi di Bojonegoro karena dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan nilai jual produk, dan meningkatkan pendapatan perkapita di Bojonegoro.Sehingga dibutuhkan sebuah studi tentang produk makanan maupun studi ekonominya serta kreatifitas dalam pengolahannya.
1.2 Rumusan Masalah
1.      Apakah rencana UMKM yang dapat dilakukan untuk mengembangkan buah-buahan komodiats Bojonegoro?
2.      Apakah manfaat kedai semusim bagi perekonomian Bojonegoro?
3.      Apakah peran UMKM bagi perekonomian Bojonegoro?
1.3  Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui rencana UMKM yang dapat dilakukan untuk mengembangkan buah-buahan komodiats Bojonegoro?
2.      Untuk mengetahui manfaat kedai semusim bagi perekonomian Bojonegoro?
3.      Untuk mengetahui peran UMKM bagi perekonomian Bojonegoro?
1.4  Hipotesis
1.      Kedai semusim dimasa yang akan datang akan dapat mengembangkan komoditas Bojonegoro.
2.      Kedai semusim akan memberi manfaat bagi perekonomian Bojonegoro.













BAB II
ISI

 2.1    Telaah Pustaka

A.    Pengertian UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)
          Dalam perekonomian Indonesia Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) merupakan kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar.Selain itu Kelompok ini terbukti tahan terhadap berbagai macam goncangan krisi ekonomi.Maka sudah menjadi keharusan penguatan kelompok usaha mikro, kecil dan menengah yang melibatkan banyak kelompok. Kriteria usaha yang termasuk dalamUsaha Mikro Kecil dan Menengah telah diatur dalam payung hukum berdasarkan undang-undang.
          Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ada beberapa kriteria yang dipergunakan untuk mendefinisikan Pengertian dan kriteria Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Pengertian-pengertian UMKM tersebut adalah :
1. Usaha Mikro
          Kriteria kelompok Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.
2. Usaha Kecil
Kriteria Usaha Kecil Adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan
usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi
bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha
Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.
3.      Usaha Menengah
Kriteria Usaha Menengah Adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, atau dikuasai.
B.    Buah Komoditas Bojonegoro
Buah-buah komoditas Bojonegoro antara lain:
1.      Salak
Salak di Bojonegoro banyak di temui di Desa Wedi kecmatan Kapas. Salak di Bojonegoro memiliki khas tersendiri dibanding daerah lain yaitu rasa buahnya manis, masir, renyah, segar dan besar. Dapat dijumpai di setiap pekarangan rumah penduduk di desa Wedi dan sekitarnya. Perbedaan Salak Wedi dengan salak lain, seperti Salak Pondoh, adalah kandungan air yang lebih banyak sehingga membuat Salak Wedi terasa lebih segar.
Keberadaan Salak Wedi sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun silam, yang secara turun-temurun telah menjadi sumber pendapatan bagi warga Desa Wedi.Konon asal muasal bibit salak ini pertama kali dibawa oleh seorang Ulama' yang mengajarkan agama Islam di desa Wedi. Dari bibit tersebut terus berkembang hingga tidak hanya desa Wedi tetapi meliputi juga beberapa desa sekitar Wedi, yaitu Kalianyar dan Tanjungharjo.Panen salak wedi terjadi pada musim kemarau yaitu pada bulan April-Oktober, namun puncak panen salak Wedi terjadi pada bulan Juni-Agustus.

2.      Belimbing
Belimbing merupakan salah satu buah komoditas Bojonegoro yang banyak di temui di desa Ngringinrejo, Kalitidu. Blimbing dengan berat 2 - 3 ons per buah rasanya manis, segar dan harum.
Musim panen belimbing terjadi pada musim penghujan, yaitu sekitar bulan Oktober-April.
3.      Pisang
Pisang banyak di temui di berbagai daerah di sekitar Bojonegoro. Untuk waktu panen pisang belum bisa ditentukan secara pasti karena pisang merupakan tanaman yang hanya berbuah sekali selama hidupnya. Namun, pisang banyak berbuah pada saat musim penghujan, karena pohon pisang merupakan salah satu tanaman yang membutuhkan cukup air untuk bisa berbuah.
4.      Mangga
Mangga banyak ditemui di berbagai daerah di sekitar Bojonegoro.Untuk waktu panen mangga biasanya terjadi pada bulan kemarau, yaitu sekitar bulan Oktober-April.
2.2.    Metode Penulisan
A.    Pendekatan Penulisan
Pendekatan penulisan menggunakan deskriptif kualikatif.Yaitu gambaran tentang komoditas pertanian di Bojonegoro.
B.     Sumber Penulisan
Sumber penulisan terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder.Sumber primer berasal dari buku, sedangkan sumber sekunder berasal dari internet.

C.    Sasaran Penulisan
Sasaran penulisan ini ditjukan kepada para petani buah yang ada di daerah Bojonegoro dan perekonomian Bojonegoro.
D.     Tahap Penulisan
1)      Pra Menulis
Pra menulis dilakukan sebelum melakukan penulisan data. Proses pra menulis dilakukan untuk mencari data, fakta, sumber, dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.
2)      Menulis
Pada tahap ini, penulis melakukan hal-hal sebagai berikut:
a)      Menganalisis data
b)      Menjabarkan data menjadi kalimat
c)      Mengumpulkan kalimat menjadi paragraph
3)      Pasca menulis
Pada tahap ni penlis melakukan review dan refleksi hasil analisis data yang diperoleh.

2.3.      Analisis Sintesis
A.  Rencana UMKM kedai semusim dalam mengembangkan komoditas Bojonegoro
1.      Gambaran Umum Usaha
            Usaha kami bergerak di bidang kuliner dengan mengangkat cita rasa buah komoditas Bojonegoro seperti Belimbing, Salak, Pisang, dan Mangga ke dalam makanan modern. Beberapa alasan yang memotivasi kami untuk memanfaatkan Belimbing, Salak, Pisang dan Mangga antara lain: Blimbing, salak, pisang dan mangga mudah didapat. Selain itu, buah-buah tersebut merupakan buah-buahan komoditas Bojonegoro yang belum di manfaatkan secara optimal. Oleh karena itu kami lebih mengutamakan usaha kuliner berbahan Belimbing, Salak, Pisang,dan Mangga.
            Saat ini pengolahan Belimbing, Salak, Pisang, Mangga menjadi makanan dan minuman yang menarik dan lezat hanya sebatas sirup, selai, kripik atau hanya di jual mentahan. Hal itu mendorong kami untuk mencari inovasi baru dalam pengolahan buah tersebut, agar dapat memiliki nilai jual yang tinggi dan dalam bentuk yang berbeda. Selama ini crepes yang kita kenal hanya berisi coklat atau selai dan  pizza yang kita kenal hanya di padukan dengan sosis atau daging. Namun kali ini kami ingin memadukan makanan tersebut dengan buah-buahan komoditas Bojonegoro.
            Selain Crepes dan Pizza kami juga menyiapkan berbagai minuman segar sebagai pendamping Crepes dan Pizza yaitu Setup, Jus buah, dan es buah komoditas Bojonegoro. Usaha ini kami beri nama “Kedai Semusim” karena cita rasa produk kami disesuaikan dengan musim. Saat musim blimbing, kami memproduksi Pizza blimbing, crepes blimbing, setup blimbing, dan jus blimbing, begitupun pada musim salak, pisang, dan mangga. Untuk setup,jus,dan es juga kami sesuaikan dengan musim, kalau musim panas, kami memproduksi setup dingin, dan kalau musim dingin kami memproduksi setup panas. Sehingga konsumen yang suka blimbing akan datang pada musim blimbing, begitupun dengan musim salak,mangga,dan pisang. Dengan demikian usaha ini tidak akan berhenti dan kesulitan dalam mendapatkan bahan baku. Dengan lokasi yang berada di tengah kota, kami berusaha memberikan promosi yang terbaik bagi para pengunjung. Tempat para pengunjung di buat lesehan. Selain itu, kursi dan meja juga di sediakan utuk pengunjung yang ingin menikmati hidangan dengan duduk di kursi. Berikut ini merupakan perkiraan konsumen yang akan datang pada musim salak, blimbing, pisang dan mangga yang kita ketahui melalui angket yang kami sebarkan kepada 100 responden yang terdiri dari 50 pelajar dan 50 orang dewasa di Bojonegoro. Motto kedai semusim adalah “buahnya memang semusim tetapi cintaku padamu tidak akan pernah semusim”.

Gambar 1: selera konsumen terhadap buah komoditas Bojonegoro

2.      Jenis Produk yang di jual dan Cara pembuatan
1)      Pizza
            Pizza yang kami buat adalah Pizza selayaknya yang kita kenal , bedanya Pizza yang kami buat di padukan dengan buah-buah komoditas Bojonegoro sesuai musimnya.
Bahan:
·         500 g tepung terigu
·         1 bks ragi instant
·         15 g gula pasir
·         1 sdt garam
·         50 ml minyak zaitun
·         300 ml air hangat
·         Buah komoditas Bojonegoro
Saus:
·         2 sdm minyak zaitun/jagung
·         Buah komoditas Bojonegoro
·         1 bawang bombai, cincang halus
·         2 siung bawang putih, memarkan, cincang halus
·         500 g tomat merah, parut halus
·         2 sdm pasta tomat
·         1 sdt basil bubuk
·         1 sdt daun oregano, kering (bubuk)
·         1/2 sdt merica bubuk
·         1 sdt garam
·         1 sdt gula pasir
Topping:
·         50 g brokoli, petik-petik, rebus sebentar
·         50 g kembang kol, petik-petik, rebus sebentar
·         150 g daging asap, iris kotak kecil, tumis sebentar
·         2 bh sosis ayam, iris melintang, tumis sebentar
·         150 g keju, parut
·         Buah komoditas (disesuaikan dengan jenis buah yang ditunakan)
Cara Membuat:
1.      Membuat pizza: Taruh tepung terigu, garam, gula, ragi instan dalam mangkuk. Buat lubang di tengahnya. Masukkan minyak, aduk rata sambil tuangi air hangat hingga tercampur rata. Taruh adonan di atas permukaan yang bersih. Uleni adonan dengan tangan hingga kalis. Bulatkan adonan, taruh di tempat hangat selama 1 jam hingga mengembang dua kali semula. Kempiskan adonan. Gilas adonan hingga tipis. Cetak bundar 10 cm.
2.      Membuat saus: Panaskan minyak zaitun, tumis bawang bombai dan bawang putih hingga harum dan layu. Masukkan tomat, buah, dan bumbu lainnya. Aduk hingga mendidih dan kental. Angkat.
3.      Olesi masing-masing dengan saus hingga rata.
4.      Beri topping di atasnya, taburi keju. Panggang dalam oven panas 200 C selama 20 menit hingga matang. Angkat.
5.      Sajikan selagi hangat
2)      Crepes
            Crepes yang kami buat adalah Crepes selayaknya yang kita kenal , tetapi bedanya Crepes ini kami buat di padukan dengan buah-buahan komoditas Bojonegoro sesuai dengan musimnya.
Cara pembuatan crepes :
Bahan:
150 gram Tepung terigu
50 gram Tepung tapioka / kanji
200 gram Tepung beras
500 ml Susu cair
2 sdt Vanili bubuk
2 btr Telur, kocok lepas
2 sdm Butter / margarin, lelehkan
2 sdt Baking powder double acting
Buah komoditas Bojonegoro
Cara Membuat Kue Leker Crepes Renyah :
1. Campur Tepung terigu, tepung tapioka/kanji, tepung beras, vanili bubuk, dan baking powder, aduk hingga rata lalu sisihkan
2. Di tempat yang berbeda, campur semua bahan cair (susu cair, telur, margarin/butter leleh, buah komoditas Bojonegoro), aduk sampai rata.
3. Jadikan satu / campur kedua bahan tadi sambil diaduk hingga rata, licin dan tidak menggumpal.
4. Ambil 1 sendok sayur adonan, tuangkan kedalam cetakan / wajan anti lengket / teflon dan masak sampai matang, tunggu hingga mengering atau terlihat sudah crispy, angkat dan sajikan dengan taburan atau isian sesuai selera.


3)      Setup
            Setup yang kami buat sama seperti Setup biasanya. Bedanya kami membuatnya sesuai dengan musimnya.
Bahan:
500 gram buah komoditas Bojonegoro, kupas dan iris tebal bulat
500 ml air
150 gram gula merah
50 gram gula pasir
5 cm kayu manis
Cara membuat:
a)      Rebus 500 ml air dengan gula merah, gula pasir, dan kayu manis  hingga gula larut dan keluar aroma harum kayu manisnya, angkat dan saring
b)      Rebus kembali air gula kayu manis
c)      Masukkan irisan buah, kecilkan api, masak hingga buah matang dan beraroma harum
d)     Hidangkan selagi hangat
4)      Jus Buah
            Jus buah ini sama dengan jus-jus yang di jual di pinggiran jalan, tetapi bedanya jus ini kami buat dengan menggunakan buah-buah komoditas Bojonegoro dan sesuai dengan musimnya
5.      Es
Cara pembuatan es ini sedikit berbeda dengan es biasanya.Es yang biasa dijual dipasaran menggunakan air biasa.Sedangkan, air yang digunakan dalam es ini berasal dari air rebusan buah komoditas Bojonegoro. Sehingga rasa khas buah akan terasa di lidah. Selain itu buahnya pun digunakan sebagai isi dari es tersebut.





 3.Analisis Swot
NO
Aspek
Strength
Weakness
opportunity
threat
1
Mcarketing
Aspek Produk:
Unik/khas.
Kemudahan Produksi
Inovatif
Aspek promosi:
Ada promise
Penjualan yang efektif
Iklan menarik
Terdapat pemasaran langsung
Aspek Harga:
Harga murah
Memberi promosi berkala
Aspek Distribusi:
Mudah di jangkau konsumen
Tidak tahan lama
Tidak Bergaransi
Mudah diterima di masyarakat
Masyarakat cepat bosan
2
Produksi
Ada promosi
Penjualan yang efektif
Iklan menarik
Wiraniaga terlatih
Terdapat pemasaran langsung
Kenaikan harga bahan dasar produksi
Bahan dasar produksi mudah didapatkan
Bahan dasar produksi mengalami penurunan kualitas
3
Keuangan
Ada peningkatan keuntungan
Terus berinvestasi
Biaya modal murah
Saham bersama
Tidak kembalinya modal utama
Balik modal yang besar
Kemampuan menutupi kekurangan (Hutang)
4
Sumber
Daya manusia
Manager ahli
Sistem ganjaran/pengupahan
Memotivasi
Mengekpresikan
Kreatifitasnya dinamis
Disiplin,jujur,bersih,sehat
Operator outodiak
Banyak tenaga kerja yang tersaing
Minat dalam bisnis kuliner lemah
5
Manajemen
Pembagian tugas jelas
Antar bagian terkoordinasi
Akrab dan terbuka
Konflik dalam posisi fungsional
(mendorong prestasi)
Penempatan pegawai random
Tidak ada jenjang karir
Bekerja sama dengan baik
Perbedaan pendapat antar bagian

Tabel 1: analisis swot

4.      Daerah Pemasaran
         Tempat yang menjadi daerah pemasaran kami adalah:
1)      Kantin-kantin sekolah
Setiap pagi pegawai akan mengirimkan produk ke kantin sekolah. Pembayarannya dilakukan dengan cara komisi. Kami memberi harga di bawah harga pasar, kemudian kantin sekolah menjual sesuai dengan yang diinginkan.Barang yang tidak habis terjual dapat dikembalikan.
2)      Kantor-kantor
Pemasaran di kantor dilakukan dengan dua cara, yaitu:
a.       Dititipkan di kantin
b.      Pengiriman jika ada pemesanan via sms atau telepon
3)      Kampus
Pemasaran di kampus dilakukan dengan dua cara, yaitu:
a.       Dititipkan di kantin
b.      Pengiriman jika ada pemesanan via sms atau telepon
4)      Sewa tempat pinggir jalan pusat kota Bojonegoro
Tempat ini merupakan pusat penjualan kedai semusim.Pembuatan produk dilakukan langsung di tempat ini.Jika masyarakat/pengunjung yang ingin santai dapat meluangkan waktunya untuk datang di kedai dalam rangka menikmati produk kami.
5)      Berdagang keliling
Ada beberapa pegawai yang bertugas untuk menjual produk secara keliling dengan sepeda motor.Sehingga masyarakat yang tidak bisa datang langsung ke kedai dapat menikmati hidangan dengan mudah.Contohnya masyarakat di pedesaan.Kami menjual dengan harga yang terjangkau oleh mereka, dengan porsi yang sesuai.Hal itu dapat digunakan sebagai promosi produk secara langsung.
6)      Delivery order
Kedai semusim menerima pemesanan via sms dan telepon.Tentunya dalam melakukan promosi kami menyebarkan selebaran yang mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kami akan berusaha melayani dengan optimal.
5.      Rencana Jangka Panjang
            Usaha kuliner ini akan dijalankan di daerah Bojonegoro sebagai tahap awal pendirian usaha. Setelah promosi sukses kami akan meminjam dana ke bank untuk modal membuat KEDAI SEMUSIM. Selain itu, untuk menarik konsumen dan membuktikan cita rasa produk kepada konsumen. Dalam jangka panjang bisnis ini akan berkembang ke francise. Francise merupakan bisnis waralaba yaitu sistem distribusi dimana membayar iuran dan royalty kepada induk perusahaan untuk mendapatkan hak menggunakan merek dagang induk perusahaan,menjual barang atau jasanya bahkan menggunakan format dari sistem bisnisnya. Jadi, secara otomatis usaha ini akan berkembang dan di kenal orang banyak tanpa kita harus mengelolanya sendiri.



6.      Manajemen Usaha
1)      Jumlah Pegawai
Untuk permulaan, jumlah pegawai yang di butuhkan sekitar 10 orang. Jumlah pegawai bisa bertambah seiring perkembangan usaha.
2)      Sistem Pembuatan Produk
Untuk pembuatan Pizza dilakukan sebelum pelanggan memesan, karena pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Sedangkan untuk pembuatan Crepes, Setup, Jus, dan Es di lakukan ketika pelanggan memesan langsung, agar kualitas minuman tersebut tetap terjaga.
3)      Asal Bahan Baku
Pasokan bahan baku di datangkan dari petani Salak, Belimbing, Pisang dan Mangga yang ada di Bojonegoro.
4)      Struktur Organisasi
Direktur
Staf Distribusi
Staf Produksi
Staf Keuangan
Pramuniaga
 












                Gambar 2: struktur organisasi




Job Deskripsion :
1.      Direktur/Pemilik
a.       Menyediakan modal
b.      Melakukan pengawasan
2.      Staf  Produksi
a.        Melakukan Pembelian barang
b.      Merencanakan Produksi
c.       Memproduksikan barang
3.      Staf Distribusi
a.       Melakukan pemasaran
b.      Promosi
c.       Mendistribusikan produk
4.      Staf keuangan dilakukan oleh pemilik
a.       Menghitung keuangan usaha
b.      Memberikan gaji pada pegawai
5.      Pramuniaga ( melekat pada staf distribusi )
a.       Memasarkan produk

B.  Manfaat Usaha
1.      Bagi pemasok buah
a)      Mempermudah pemasok buah dalam memasarkan produknya ,sehingga pemasok tidak perlu mencari konsumen lain.
b)      Meningkatkan nilai jual buah.
c)      Meningkatkan pendapatan pada pemasok buah.
2.      Bagi masyarakat
a)      Menyediakan makanan dengan cita rasa yang berbeda dengan bahan baku yang sudah mereka kenal.
b)      Menyediakan lowongan pekerjaan, karena usaha ini menyerap tenaga kerja.
3.      Bagi perekonomian
a)      Mengurangi pengangguran karena menyerap tenaga kerja
Dengan berdirinya kedai semusim pengangguran di daerah Bojonegoro akan berkurang. Karena sebagai usaha baru pasti membutuhkan tenaga kerja. Perekrutan tenaga kerja untuk beberapa bagian akan diambilkan dari anak daerah.
b)      Menambah pendapatan daerah pada khususnya dan pendapatan nasional pada umumnya melalui sektor pajak
Dengan berdirinya usaha baru maka pajak daerah akan bertambah. Tentunya badan usaha dikenai pajak, apalagi kalau usaha tersebut berkembang dengan pesat, maka pajak yang diterima oleh pemerintah akan bertambah pula.
c)      Mengoptimalkan sumber daya alam/komoditas suatu daerah
Dengan mengembangkan komoditas pertanian Bojonegoro yaitu buah maka keunggulan local daerah Bojonegoro akan berkembang dan akan dikenal oleh masyarakat bahkan dikenal oleh daerah lain.
d)     Meningkatkan keunggulan lokal
Dengan kedai semusim yang menciptakan beberapa produk yang berbahan buah komoditas Bojonegoro secara tidak langsung dapat menciptakan inovasi produk.Sehingga manfaat buah dapat optimal.

C.  Peran Kedai Semusimbagi Perekonomian Bojonegoro dalam Jangka Panjang
         Usaha ini memiliki banyak peran bagi kemajuan perekonomian Bojonegoro, peran tersebut melalui :
1.      Sebagai ciri kas Bojonegoro
     Dengan adanya kedai semusim dapat menunjukkan crri kas daerah Bojonegoro, bahwasanya Bojonegoro memiliki komoditas pertanian yang dikembangkan melalui kedai semusim 
2.      Sebagai alat pemerataan pendapatan
       Dengan berdirinya kedai semusim dapat meratakan pendapatan masyarakat karena kedai semusim membuka lowongan pekerjaan yang sebagian besar pegawainya berasal dari daerah Bojonegoro.
3.      Mengurangi pengangguran
       Seiring perkembangan usaha, kedai semusim dapat membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran khususnya di daerah Bojonegoro.
4.      Menjaga daya saing produk komoditas Bojonegoro
       Dengan bentuk produk yang modern dan dipadukan dengan buah komoditas Bojonegoro maka dapat menghasilkan produk yang bernilai tinggi.Sehingga daya saing produk dapat terjaga.




















BAB III
PENUTUP

3.1              KESIMPULAN
Dalam rangka mengoptimalkan manfaat dari buah komoditas Bojonegoro dapat dilakukan dengan membuat produk inovasi baru dimana bahan bakunya berasal dari buah tersebut antara lain salak, blimbing, pisang, dan mangga. Beberapa produk yang akan dibuat adalah Pizza, Crepes, Setup, Juz, dan Es. Kelima produk tersebut diproduksi oleh kedai semusim. Pengambilan nama itu didasarkan pada pembuatan produk yang disesuaikan dengan musim buah. Jika musim salak maka bahan baku utamanya adalah salak, begitu juga untuk musim  belimbing, mangga, dan pisang. Dalam jangka panjang kedai semusim akan berkembang ke francise.Secara tidak langsung usaha tersebut dapat memperkenalkan produk kedai semusim.
Kedai semusim dapat bermanfaat bagi beberapa pihak, antara lain: bagi pemasok buah, mempermudah pemasok buah dalam memasarkan produknya sehingga pemasok tidak perlu mencari konsumen lain; meningkatkan nilai jual buah; meningkatkanpendapatan pada pemasok buah. Bagi masyarakat, menyediakan makanan dengan cita rasa yang berbeda dengan bahan baku yang sudah mereka kenal; mengurangi pengangguran karena usaha ini menyerap tenaga kerja yang sebagian besar berasal dari daerah. Bagi perekonomian, menambah pendapatan daerah pada khususnya dan pendapatan nasional pada umumnya melalui sektor pajak; mengurangi pengangguran karena menyerap tenaga kerja; mengoptimalkan sumber daya alam/komoditas suatu daerah; meningkatkan keunggulan local.
Beberapa peran kedai semusim bagi perekonomian Bojonegoro, antara lain: sebagai ciri kas Bojonegoro, sebagai alat pemerataan pendapatan, mengurangi penganggruan, dan menjaga daya saing produk komoditas Bojonegoro.

3.2              SARAN
1.      Bagi pemerintah Bojonegoro
Diharapkan pemerintah Bojonegoro ikut serta membantu mengembangkan  kedai semusim dengan memberikan izin pendirian usaha.
2.      Bagi masyarakat Bojonegoro
Diharapkan masyarakat Bojonegoro ikut mendukung pengembangan kedai semusim.
3.      Bagi petani buah di Bojonegoro
Diharapkan petani mendukung pengembangan kedai semusim dengan cara memasok buah-buahan hasil pertaniannya ke tempat usaha. Serta dapat menghasil produk yang berkualitas.




















DAFTAR PUSTAKA

Potensi Bojonegoro. (file:///D:/PotensiBojonegoro.htm).Diakses tanggal 11Pebruari 2013.
Kurnia, Ahmad. 2007. Menejemen Penelitian. (http://skripsimahasiswa.blogspot.com/2007/11/metode/metode/penelitian.html).Diakses tanggal 11 Pebruari 2013.
---------. 2012.  Pengertian Usaha Mikro Kecil Menengah. (http://karodalnet.blogspot.com/2011/10/pengertian-Usaha-mikro-kecil-menengah3html).Diakses tanggal 12Pebruari 2013.
Sudrajat, Akhmad. 2010.Tentang Buah komoditas Bojonegoro. (http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/08/20/komoditas-Bojonegoro/). Diakses tanggal 15 Pebruari 2013.
---------. 2012. Belimbing Bojonegoro
(http://agromaret.com/jual/59244/belimbing_bojonegoro). Di askes tanggal 14 Pebruari 2013.
---------. 2012. Blimbing dan Salak Bojonegoro akan diberdayakan.
---------. 2011.Potensi Bojonegoro.
(http://sosbud.kompasiana.com/2012/12/15/potensi-bojonegoro-516181.html)



 







Tidak ada komentar:

Posting Komentar